Indo Livestock Jadi Ajang Percepatan Inklusi Keuangan Petani hingga Nelayan

Indo Livestock jadi ajang percepatan Inklusi keuangan petani. (Sariagri/Arif Ferdianto)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 7 Juli 2022 | 14:40 WIB

Pameran internasional industri peternakan, pertanian, perikanan, pakan ternak, kesehatan hewan dan lain sebagainya kembali digelar. Setelah dua tahun vakum akibat pandemi Indo Livestock Expo & Forum 2022 diadakan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan pada 6 – 8 Juli 2022.

Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Erdiriyo mengatakan Indo Livestock menyiapkan acara seminar nasional percepatan inklusi keuangan bagi petani, peternak, dan nelayan, di mana menjadi bagian dari parallel event G20.

“Kami memandang forum ini sangat strategis karena seperti kita ketahui bersama bahwa sektor agrikultur merupakan salah satu sektor terbesar penopang pertumbuhan ekonomi. Namun besarnya kontribusi dan peran agrikultur terhadap perekonomian belum sejalan dengan tingkat kesejahteraan para petani, peternak, dan nelayan,” ujarnya di JCC.

Dia menjelaskan, Presiden RI, Joko Widodo menargetkan tingkat inklusi keuangan sebesar 90 persen pada tahun 2024. Dikatakannya, di tahun 2021 lalu tingkat inklusi keungan nasional telah mencapai 83,6 persen.

“Berkat sinergi kebijakan yang erat dan kolaborasi kegiatan yang optimal dari Kementerian/Lembaga anggota DNKI (Dewan Nasional Keuangan Inklusif) dan stakeholder terkait, patut kita syukuri bahwa tingkat inklusi keuangan pada tahun 2021 telah mencapai 83,6 persen,” jelasnya.

Baca Juga: Indo Livestock Jadi Ajang Percepatan Inklusi Keuangan Petani hingga Nelayan
Lalat Tentara Hitam Berpotensi Penuhi Kebutuhan Pakan Dalam Negeri

Untuk diketahui, Indo Livestock Expo & Forum 2022 diikuti oleh ratusan peserta dari 23 negara termasuk empat negara paviliun yaitu Indonesia, Belanda, Korea Selatan, dan Tiongkok.

Seluruh pelaku dari dalam dan luar negeri baik pengusaha, peneliti, pemerhati, produsen, para pakar, kementerian/lembaga, dan instansi pemerintah serta asosiasi yang bergerak di sektor terkait pun turut hadir.

Video Terkait