Keren! Ilmuwan Cina Bikin Robot yang Bisa Makan Mikroplastik

Robot pemakan mikroplastik. (Daily Sabah)

Editor: M Kautsar - Kamis, 14 Juli 2022 | 17:50 WIB

Sariagri - Ilmuwan telah banyak menciptakan robot untuk berbagai tujuan, mulai dari menyembuhkan penyakit atau menjelajah luar angkasa. Baru-baru ini, sekelompok ilmuwan di China berhasil merancang robot ikan yang mampu membersihkan mikroplastik.

Tim ilmuwan dari Universitas Sichuan di Cina barat daya berharap ke depan robot ini dapat "memakan" mikroplastik dan membersihkan perairan lautan yang tercemar di dunia.

Berukuran sekitat 1,3 sentimeter (0,5 inci) dan lembut saat disentuh, saat ini robot kecil ini sudah menyedot mikroplastik di air dangkal. Nantinya, tim peneliti ini berambisi untuk memungkinkan mereka mengumpulkan mikroplastik di perairan yang lebih dalam.

Menurut Wang Yuyan, salah satu peneliti yang mengembangkan robot tersebut, robot ini juga mampu memberikan informasi untuk menganalisis polusi laut secara real time.

"Kami mengembangkan robot mini yang begitu ringan. Ini dapat digunakan dalam banyak cara, misalnya dalam operasi biomedis atau berbahaya, seperti robot kecil yang dapat dilokalisasi ke bagian tubuh Anda untuk membantu Anda menghilangkan beberapa penyakit," ungkapnya, seperti dilansir Daily Sabah.

Baca Juga: Keren! Ilmuwan Cina Bikin Robot yang Bisa Makan Mikroplastik
5 Wilayah di Jawa Timur Terancam Udara dengan Kandungan Mikroplastik



Ikan robot hitam ini disinari cahaya dam dapat mengepakkan sirip dan menggoyangkan tubuhnya. Ilmuwan dapat mengendalikan ikan menggunakan cahaya untuk menghindarinya menabrak ikan atau kapal lain. Jika tidak sengaja dimakan oleh ikan lain, kata Wang, ikan ini dapat dicerna tanpa membahayakan karena terbuat dari poliuretan, yang juga biokompatibel.

Robot Ikan ini juga mampu menyerap polutan dan memulihkan dirinya sendiri meskipun rusak. Ia bisa berenang hingga 2,76 panjang tubuh per detik, lebih cepat dari kebanyakan robot lunak buatan. "Kami kebanyakan mengerjakan pengumpulan (mikroplastik). Ini seperti robot sampling dan bisa digunakan berulang kali," katanya.

Video Terkait