Teknologi Irigasi Hemat Air Solusi Produktivitas Pertanian

Irigasi hemat air melalui teknologi sprinkle dan irigasi tetes. (Dok. Ditjen Hortikultura )

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 28 Juli 2022 | 17:15 WIB

Sariagri - Sebagai negara agraris, sektor pertanian dan perkebunan menjadi salah satu sektor yang sangat vital di Indonesia. Karena itu, manajemen air dan sistem pengairan untuk kepentingan agraris harus mendapat perhatian.

Maklum saja, pasokan air seringkali mengalami defisit dan kelangkaan. Inovasi teknologi dan efisiensi sistem irigasi menjadi ujung tombak keberhasilan industri pertanian dan perkebunan di Indonesia.

Koordinator Kelompok Riset Pengelolaan Sumber Daya Air Pertanian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Hendri Sosiawan, mengatakan teknologi irigasi hemat air sangat bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas pertanian para petani.

"Irigasi yang paling efisien adalah irigasi tetes karena langsung mengenai sasaran. Efisiensinya mencapai 95 persen," kata Hendri dalam Webinar Riset dan Inovasi Teknologi Pengelolaan Air pada Berbagai Agro Ekosistem untuk Meningkatkan Produktivitas Lahan Pertanian yang diikuti virtual di Jakarta, Kamis (28/7/2022).

Teknologi Irigasi Hemat Air Belum Luas

Hendri menuturkan cakupan wilayah untuk aplikasi teknologi hemat air dengan irigasi tetes tersebut masih belum terlalu luas sampai saat ini di wilayah Indonesia. Ke depan, penggunaan teknologi irigasi hemat air dapat ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing dan ketersediaan sumber daya air.

Teknologi irigasi hemat air yang sudah diimplementasikan adalah irigasi tetes dengan menggunakan drip dan stream line, irigasi curah dengan spray jet, impact dan big gun, serta irigasi leb dengan furrow dan penggenangan.

Ia mengatakan irigasi curah memiliki efisiensi sebesar 80-90 persen, sedangkan irigasi leb mempunyai efisiensi sebesar 60-70 persen.

Penggunaan teknologi irigasi bergantung dari kondisi wilayah pertanian, jenis dan karakteristik sumber air, dan ketersediaan air. Untuk padi lahan kering, irigasi curah cukup efektif selain menghemat air juga dapat meningkatkan produktivitas pertanian.

Baca Juga: Teknologi Irigasi Hemat Air Solusi Produktivitas Pertanian
Alih Fungsi Lahan Berdampak pada Kuantitas dan Kualitas Hasil Pertanian

Dalam implementasi teknologi irigasi hemat air, ada tiga hal yang diperhatikan yakni pemberian irigasi dengan jumlah air yang sama dapat meningkatkan produksi pertanian.

Kemudian, irigasi dengan jumlah air lebih sedikit dapat menyebabkan produksi pertanian sama atau lebih tinggi. Selain itu, irigasi hemat air juga memperhitungkan antara produksi (kg/ha) dan volume air yang digunakan untuk menghasilkan panen yang meningkat.

Video Terkait