Keren, Perusahaan Jepang Ciptakan 'Pakaian Kipas' untuk Anjing dan Kucing

Ilustrasi pakaian untuk anjing dan kucing. (Pixabay)

Penulis: Gloria, Editor: Tanti Malasari - Jumat, 5 Agustus 2022 | 21:15 WIB

Sariagri - Sebuah perusahaan pakaian, Sweet Mommy, membuat kipas yang dapat dipakai oleh anjing dan kucing. Kipas angin ini dibuat untuk mengalahkan gelombang panas ekstrem di Jepang, karena suhu di negeri ini berada di atas 35 derajat Celcius.

Melansir Independent, Sweet Mommy merupakan perusahaan pakaian bersalin di Tokyo. Namun dia bekerja sama dengan dokter hewan untuk membuat rangkaian pakaian baru untuk hewan peliharaan yang akan menyertakan kipas bawaan untuk menjaga hewan tetap dingin.

Produk tersebut telah mencapai pasar di bulan Juli. Dalam pakaian itu terdapat kipas ringan yakni 80 gram yang dioperasikan dengan baterai yang terpasang pada pakaian jala. Nantinya, kipas akan meniupkan udara ke sekitar tubuh hewan.

Nama pakaian itu adalah Cool Dogs. Meski begitu, pakaian kipas tersebut dapat digunakan oleh kucing.

Presiden Sweet Mommy, Rei Uzawa, mengatakan dirinya termotivasi untuk membuat pakaian kipas setelah melihat anjing jenis cihuahua miliknya kelelahan setiap kali dibawa jalan-jalan di musim panas yang terik.

"Hampir tidak ada musim hujan tahun ini, jadi hari-hari panas datang lebih awal, dan dalam hal itu, saya pikir kami mengembangkan produk yang tepat untuk pasar,” katanya kepada Reuters.

Dalam sebuah wawancara dengan South China Morning Post, Uzawa mengatakan dua baterai AAA yang memberi daya pada pakaian tersebut dapat bertahan hampir tiga bulan, jika pemilik hewan peliharaan mengajak anjingnya jalan-jalan 10 menit setiap hari.

Sejauh ini Sweet Mommy telah menerima sekitar 100 pesanan untuk produk tersebut. Muncul dalam lima ukuran berbeda dan dihargai 9.900 yen (£ 60).

"Saya biasanya menggunakan paket es kering (untuk menjaga anjing tetap dingin). Tapi saya pikir lebih mudah untuk mengajak anjing saya jalan-jalan jika kita memiliki kipas ini," kata Mami Kumamoto, 48, pemilik anjing pudel mini bernama Pudding dan anjing terrier bernama Moco.

Jepang, seperti sebagian besar Asia selatan, Eropa dan Amerika, sedang melalui suhu terburuknya karena mengalami krisis iklim yang disebabkan oleh manusia.

Baca Juga: Keren, Perusahaan Jepang Ciptakan 'Pakaian Kipas' untuk Anjing dan Kucing
Telantarkan dan Lecehkan Hewan di Arab Saudi Bisa Dikenai Denda Rp1,5 M

Sejak pencatatan dimulai, negara ini terkena gelombang panas terpanjang dalam 150 tahun, dengan suhu tetap hingga 35 derajat Celcius selama sembilan hari di bulan Juni.

Gelombang panas juga berdampak pada kesehatan masyarakat yang membuat serangan panas lebih sering terjadi. Tidak hanya itu, hewan juga menderita karena panas terik.

Video Terkait