Atasi Kekeringan, Cina Gunakan Teknologi Ini

Ilustrasi kekeringan. (Foto: Unsplash)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 7 September 2022 | 17:45 WIB

Administrasi Meteorologi Cina mengatakan bahwa Beijing telah menggunakan teknologi hujan buatan sejak Agustus lalu untuk membantu memerangi kekeringan di berbagai wilayah.

Pejabat Administrasi Meteorologi Cina, Zhao Zhiqiang, menjelaskan pesawat melakukan 75 penerbangan selama total 211 jam sepanjang bulan Agustus untuk menginduksi curah hujan buatan di daerah yang dilanda kekeringan, termasuk Hubei, Chongqing, Henan, dan Shaanxi.

Zhao mengatakan, seperti dikutip Xinhua, operasi pembuatan hujan itu diperkirakan mencakup area seluas 1,45 juta km persegi. Upaya itu diharapkan dapat memainkan peran penting untuk mengurangi kekeringan dan suhu tinggi, meningkatkan cadangan air, dan menstabilkan produksi pertanian.

Baca Juga: Atasi Kekeringan, Cina Gunakan Teknologi Ini
Salah Prakiraan Cuaca, Dua Pejabat Badan Meteorologi Hungaria Dipecat

Operasi itu juga didukung oleh teknologi mutakhir seperti satelit meteorologi, radar cuaca, dan kendaraan udara tak berawak. Zhao menambahkan, hujan buatan juga membantu menjinakkan kebakaran hutan yang disebabkan oleh cuaca panas di Chongqing dan Sichuan.

Cina telah melalui musim panas terpanas sejak 1961, ketika mulai menyimpan catatan meteorologi lengkap. Menurut Pusat Iklim Nasional, suhu rata-rata negara itu dari 1 Juni hingga 31 Agustus adalah 22,3 derajat Celcius, 1,1 derajat Celcius lebih tinggi dari periode yang sama tahun-tahun biasa dan tertinggi sejak 1961.

Video Terkait