Canggih! Mahasiswa UPH Terapkan Teknologi IoT untuk Dukung Ketahanan Pangan

Ilustrasi teknologi informasi dalam bisnis (Pixabay)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Dera - Jumat, 30 September 2022 | 17:00 WIB

Sariagri - Universitas Pelita Harapan (UPH) Kampus Medan berinisiasi untuk berkontribusi pada masyarakat dengan cara menerapkan teknologi Internet of Things (IoT) dalam membantu para peternak. Seiring dengan berkembangnya sebuah usaha peternakan, maka dibutuhkan pengelolaan yang lebih detail dan perlakuan khusus pada setiap ternak.

Kendala yang sering dihadapi oleh para peternak domba dan kambing adalah pengelolaan pembibitan, pembiakan, dan juga pengelolaan kesehatan ternak. Melihat permasalahan yang terjadi, mahasiswa FIK UPH berupaya untuk mengimplementasikan teknologi IoT kepada salah satu peternakan dengan konsep modern yang berlokasi di Deli Serdang, yakni Arjuna Farm.

Program ini terealisasi melalui dukungan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Program yang berlangsung selama empat bulan, yaitu dari bulan Juni sampai September 2022, diinisiasi oleh lima mahasiswa FIK angkatan 2020 yaitu Erick Laurianto, Felice Clarissa, Felic, Erica Gracia, dan Elbert Widjaja serta didampingi oleh Okky Putra Barus selaku dosen pembimbing dan Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi UPH Kampus Medan.

Sebelumnya teknologi tersebut diterapkan, Erick dan tim melakukan diskusi dan menganalisis peternakan Arjuna sehingga mereka semakin memahami parameter penting yang perlu dimonitor oleh peternak. Selanjutnya Erick dan tim mencoba menerjemahkannya ke dalam sebuah sistem informasi sehingga peternak dapat langsung melakukan monitoring melalui laptop terkait treatment apa saja yang sudah diberikan kepada ternak, masa-masa pembiakan ternak, dan juga kondisi status ternak secara real time.

Program ini tidak berhenti hanya sebatas sampai pembuatan sistem, mahasiswa juga melakukan sosialisasi kepada peternak sehingga mereka mampu untuk menggunakan teknologi ini secara mandiri. Setelah melalui masa implementasi dan evaluasi selama dua bulan, maka angka kematian ternak dapat ditekan ke angka yang optimal.

“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya teknologi yang mendukung aktivitas peternakan ini. Sistem yang dirancang juga sangat modern serta berfungsi dengan baik serta fitur-fitur yang mendukung seperti pencatatan detail ternak, penjadwalan pakan dan treatment, penjadwalan perkawinan dan perkembangbiakan, serta pencatatan bobot ternak, sehingga ternak yang dijual optimal. Dengan mengimplementasikan IoT, saya hanya perlu melakukan scanning sehingga sangat menghemat waktu dalam pencarian ternak serta lebih efektif dalam melakukan pencatatan detail ternak,” ungkap Suhairi selaku pemilik Arjuna Farm.

Ia pun berharap, teknologi ini dapat menekan angka kematian ternak, membantu aktivitas peternakan menjadi lebih mudah, efektif, dan terstruktur, serta dapat diimplementasikan di peternakan lainnya.

Meresponi kegiatan ini, Okky Barus selaku dosen pembimbing mengaku senang dengan cara kreatif mahasiswa untuk membantu mengelola peternakan di kota Medan. Ia mengaku UPH senantiasa mendukung berbagai kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa diluar kampus. Salah satunya dengan cara mengintegrasikan kegiatan luar kampus tersebut dalam mata kuliah.

Mahasiswa tetap memiliki kesempatan untuk mengikuti perkuliahan, tetapi lebih dari itu, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk mengimplementasikan apa yang telah mereka pelajari dalam  inovasi yang mereka lakukan diluar kampus.

Baca Juga: Canggih! Mahasiswa UPH Terapkan Teknologi IoT untuk Dukung Ketahanan Pangan
Startup Chickin Besutan Anak Bangsa Tembus Forbes Indonesia 30 Under 30

Prototype dari luaran hasil PKM ini diharapkan dapat diimplementasikan oleh para peternak lainnya serta dapat mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan kedepannya.

Karya inovatif dan kontribusi ini merupakan bukti nyata bahwa mahasiswa UPH Kampus Medan didorong untuk terlibat aktif, baik di dalam maupun di luar kampus, serta dipersiapkan untuk menjadi ‘The Next Great Achiever’ yang siap mengabdi bagi perubahan bangsa.

Video Terkait