Mengintip Kemajuan Inovasi Teknologi Pertanian Cina

Ilustrasi drone (Pixabay)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Dera - Kamis, 19 Januari 2023 | 19:00 WIB

Sariagri - Inovasi sains dan teknologi pertanian Cina memasuki garis depan dunia pada tahun 2022 lalu, dengan kontribusi teknologi pertanian dalam total hasil pertanian mencapai 62,4 persen.

"Tahun lalu, kami meluncurkan proyek untuk mencapai terobosan dalam teknologi inti pertanian dan proyek utama pembibitan dan pemuliaan tanaman, dengan terobosan dalam pemeliharaan benih inti serta mekanisasi pertanian di daerah perbukitan," kata Zeng Yande, pejabat Kementerian Pertanian dan Urusan Pedesaan Cina, dikutip dari Global Times, Kamis (19/1).

Dia mengatakan bahwa beberapa inovasi bidang teknologi Cina menjadi yang terdepan di dunia. Cina telah membiakkan varian sapi potong baru yang disebut Huaxi di mana negara tersebut memiliki kekayaan intelektual, sementara varian ayam broiler baru yang dikembangkan sendiri telah mengambil 15 persen pangsa pasar negara itu.

Zeng mengungkapkan bahwa Cina mengumpulkan 'kekuatan teknologi strategis' dengan memelihara lebih banyak bakat pertanian dan meningkatkan platform dan sistem inovasi utama. Negara ini telah membentuk 60 aliansi inovasi teknologi pertanian tingkat nasional.

"Untuk menstabilkan produksi pertanian dan memastikan pasokan biji-bijian, hampir 1 juta profesional bidang pertanian telah memberikan konsultasi untuk meningkatkan hasil produk pertanian penting," kata Zeng.

Baca Juga: Mengintip Kemajuan Inovasi Teknologi Pertanian Cina
Mengintip Sederet Manfaat Teknologi Drone dalam Sektor Pertanian

Ia menuturkan sebanyak 1.557 ahli dikirim ke 160 kabupaten yang membutuhkan bantuan untuk mencapai revitalisasi pedesaan.

Selain itu, Zeng menyampaikan bahwa Kementerian akan mempercepat terobosan dalam teknologi pertanian inti, memperkuat integrasi pencapaian teknologi, dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem inovasi untuk memberikan dukungan kuat bagi revitalisasi pedesaan serta modernisasi sektor pertanian.