Rumput Laut Terbukti Mengurangi Limpasan Nitrogen dari Sungai

Ilustrasi Rumput Laut. (Dok. KKP)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 12 Agustus 2021 | 18:20 WIB

Sariagri - Aktivitas pertanian selain menghasilkan pangan untuk manusia juga menghasilkan dampak yang bisa merusak lingkungan, misalnya residu nitrogen dari pupuk. Limpasan nitrogen dari lahan pertanian akan mengalir ke sungai-sungai besar dan bermuara di laut. Begitu mencapai laut, limbah nitrogen akan menyebar secara acak dan merusak berbagai ekosistem.

Butuh dana besar untuk mengurangi atau menghilangkan  konsentrasi nitrogen dalam air. Namun para peneliti menemukan cara lain yang lebih efektif dan efisien.  

Peneliti dari Universitas Tel Aviv dan Universitas Berkeley membangun model untuk menumbuhkan rumput laut Mediterania di dekat muara Sungai Alexander, di Israel. Sungai yang berada ratusan meter dari laut terbuka itu dipilih karena membuang nitrogen dari ladang dan permukiman hulu terdekat ke laut Mediterania. 

Mereka mengembangkan teknologi untuk menumbuhkan rumput laut di laut dengan tujuan untuk mengatur karbon, dan mengekstrak berbagai zat di dalamnya, seperti protein dan pati, dan untuk menghasilkan produk pertanian di laut.
 
"Dalam studi ini, kami menunjukkan bahwa jika rumput laut ditanam sesuai dengan model yang kami kembangkan, di dekat sungai dan muara sungai, tanaman itu dapat menyerap nitrogen agar sesuai dengan standar lingkungan, dan mencegah penyebarannya dalam air, sehingga bisa menetralisir pencemaran lingkungan," jelas Profesor Alexander Golberg dari Universitas Tel Aviv, seperti dikutip thefishsite.com. .

"Dengan cara ini, kami benar-benar menghasilkan semacam 'fasilitas dekontaminasi alami' dengan nilai ekologis dan ekonomi yang signifikan karena rumput laut dapat dijual sebagai biomassa untuk digunakan manusia," imbuhnya.

Para peneliti menggunakan model matematika untuk memprediksi hasil pertanian dan menghubungkan hasil rumput laut serta komposisi kimia dengan konsentrasi nitrogen di sungai. Model ini memungkinkan para pembudidaya laut, serta pemerintah dan badan lingkungan mengetahui lebih dahulu apa dampaknya dan apa produk dari budidaya rumput laut besar, sebelum mereka mendirikan pertanian yang sebenarnya.

Baca Juga: Rumput Laut Terbukti Mengurangi Limpasan Nitrogen dari Sungai
Demi Petani, Babel Gunakan 'Drone' Tebar Pupuk



Ini merupakan desain budidaya rumput laut di sungai yang mengandung residu nitrogen terkait pertanian dalam jumlah besar, yang berguna untuk merehabilitasi sungai dan mencegah nitrogen mencapai laut, sekaligus membudidayakan rumput laut itu sendiri untuk makanan.

 

----