Jangan Geli, Lendir Bekicot Bisa Diolah Jadi Produk Hand Sanitizer

Hand sanitizer dari lendir bekicot. (Foto: Istimewa)

Editor: M Kautsar - Selasa, 21 September 2021 | 14:10 WIB

Sariagri - Siput (Achatina fulica) selama ini oleh sebagian orang dianggap sebagai molusca menjijikan, sehingga tidak banyak manfaat yang bisa diketahui.

Namun tidak demikian halnya bagi lima mahasiswa Statistika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jawa Timur yang justru mampu mengolah lendir siput menjadi produk hand sanitizer.

Kelima mahasiswa tersebut adalah Johanna Tania Victory, Sefanny Nur Ramadhani, Dava Setyawan Putra, Edla Putri Humaira, dan Figo Surya Ardiyanto. Ketua Tim, Johanna Tania Victory menuturkan pandemi Covid-19 memunculkan ide bagi tim untuk menciptakan produk hand sanitizer yang diberi nama Liputan (Lendir Siput Hand Sanitizer).

Produk tersebut dibuat dengan lendir bekicot (siput) yang memiliki kandungan utama sebagai antiseptik. Dipilihnya bahan bekicot karena mudah di dapatkan di lingkungan sekitar dan berbahan alami serta lebih ramah lingkungan.

“Selain memiliki fungsi antiseptik, Liputan juga bisa digunakan untuk menyembuhkan luka dan merawat kulit kering. Manfaat lain dari Liputan adalah sebagai produk anti-virus, anti-bakteri, dan spektrum antibiotik,” kata, Johanna, Selasa (21/9).

Johanna mengatakan bahan dasar Liputan adalah lendir bekicot dengan campuran ekstrak daun sirih dan tambahan aroma alami yaitu lemon, jeruk, cengkih, dan bubuk kayu manis. Dengan pembuatan produk itu, diharapkan dapat mengubah persepsi masyarakat akan sifat bekicot yang dikenal sebagai hewan yang menjijikkan.

“Kami ingin menciptakan suatu inovasi terbaru dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Indonesia dengan maksud utama demi menciptakan bangsa Indonesia yang kritis, maju, dan sejahtera,” jelasnya.

Atas inovasi ini, Tim berhasil lolos pendanaan PKM bidang Kewirausahaan (PKM-K) 2021. Ke depannya, tim peneliti akan melakukan penyempurnaan produk, promosi melalui berbagai platform digital, dan mengikuti berbagai perlombaan agar Liputan makin dikenal luas oleh masyarakat.

“Pihak Unair dan juga organisasi di FST terutama di HIMASTA sangat mendukung akan proses dan juga pencapaian yang diraih, para dosen dan teman teman juga sangat berharap akan tercapainya kesuksesan tim kami,” ujarnya.

Baca Juga: Jangan Geli, Lendir Bekicot Bisa Diolah Jadi Produk Hand Sanitizer
Analisis Komoditas: Harga CPO Fluktuatif, Dimainkan Pelaku Pasar

Tim Liputan saat ini sedang mengikuti lomba Jurnal Internasional Malaysia-Indonesia-Thailand and Symposium on Innovation and Creativity (IMITSIC 2021) yang diselenggarakan oleh UiTM Cawangan, Malaysia.

Hal tersebut juga merupakan salah satu bentuk strategi untuk dapat memperkenalkan produk Liputan di kancah internasional. Informasi lebih lanjut mengenai produk Liputan dapat diakses melalui website https://lendirsiputhandsanitizer.blogspot.com/dan instagram @lsh.liputan.

Video Terkait