Keren! Modal hanya Lihat YouTube, Pria Ini Berhasil Ciptakan Alat Penanam Padi

Subagio Edi Sasmito ciptakan alat penanam padi. (Sariagri/Arief L)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 19 November 2021 | 18:20 WIB

Sariagri - Sulitnya para petani dalam mendapatkan tenaga buruh tanam padi, dianggap sebagai peluang usaha oleh Subagio Edi Sasmito, warga Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.  Ia menciptakan alat penanam padi yang memiliki kemiripan dengan teknologi maju alsintan Rice Transplanter.

Meski masih terbilang manual, alat penanam padi ini sudah mendapat pengakuan dari sejumlah petani yang ada di desa setempat.

“Alhamdulillah, sejak karya pertama saya tunjukan dan peragakan di depan petani sekitar, responnya positif. Alat ini sudah diakui memiliki manfaat dalam mempermudah pekerjaan petani, “ tutur pencipta alat penanam padi, Subagio Edi Sasmito kepada Sariagri, Jumat (19/11/2021).

Subagio menyebut ide awal dalam membuat alat penanam padi ini, didasari banyaknya keluhan dari para petani yang mengaku kesulitan mencari tenaga buruh tanam.

“Dulu saya sering disambati (keluh kesah) petani yang mulai kesulitan mencari tenaga buruh tanam padi. Karena buruh tua sudah tidak kuat dan yang muda enggan turun ke sawah, karena lebih memilih pekerjaan lain diluar bertani, “ bebernya.

Kemudian di tahun 2015, ia memulai proyek eskperimen pembuatan alat tanam padi. Dalam menciptakan alat ini, ia mengaku mendapat ilham dari melihat konten YouTube.

“Sampai detik ini kita ngobrol, saya belajar membuat alat ini hanya dari melihat tayangan youtube. Dari situ saya pelajari, kemudian saya coba membuat desain dan mempraktekannya hingga jadi alat seperti ini, “ terangnya.

Ia menambahkan dalam membuat alat penanam padi, menemui banyak kendala. Namun dirinya tidak putus asa. Dari waktu ke waktu hasil karyanya itu terus mengalami perbaikan, sebelum akhirnya mendapatkan produk final.

“Dari karya bisa dibilang inovasi pertanian ini, akhirnya saya membuka lapangan kerja di rumah. Saat ini sudah ada 6 pegawai yang membantu saya memproduksi alat penanam padi ini, “ ucapnya.

Lambat laun permintaan alat penanam padi terus meningkat. Kondisi inilah yang menjadi alasan Subagio merekrut sejumlah tenaga kerja di bengkel produksinya.

“Sudah banyak yang tertarik untuk membeli alat ini. bahkan permintaan terus naik, tidak hanya petani yang ada di Ponorogo saja. namun pesanan juga datang dari berbagai daerah di Nusantara. Kalau ditanya sudah laku berapa, saya lupa tidak menghitung. Intinya dari tahun 2020 hingga kini saja, sudah ratusan unit terjual, “ paparnya.

Baca Juga: Keren! Modal hanya Lihat YouTube, Pria Ini Berhasil Ciptakan Alat Penanam Padi
Mari Kenali 4 Alat Mesin Pertanian Indonesia

Ia mengatakan1 unit alat tanam padi manual buatanya dijual dengan harga Rp3 juta. Selain memproduksi alat penanam padi sistem manual, Subagio kini juga mulai mengembangkan tipe mesin.

“Sudah beberapa bulan terakhir saya eksperimen alat tanam padi dengan tambahan mesin, seperti buatan pabrik. Tak lama lagi akan saya launching. Mohon doa, “ tandasnya sambil mengatupkan kedua telapak tangan.

 Video terkait:

Video Terkait