Dianggap Penting, Mantan Pengacara Tesla Gabung Perusahaan Robotika Pertanian

Ilustrasi penyemprotan dengan drone di lahan pertanian kapas. (Pixabay/DJI-Agras)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 9 Desember 2021 | 19:30 WIB

Sariagri - Myra Pasek, yang memegang bagian hukum senior di Tesla dan Impossible Foods, telah bergabung dengan startup robotika pertanian Iron Ox sebagai penasihat umum pertamanya.

Ketika Pasek bergabung dengan Tesla pada 2007, ia adalah salah satu dari dua pengacara internal pertama perusahaan. Dirinya memulai sebagai penasihat umum rekanan sebelum menjadi direktur komunikasi untuk Eropa, Timur Tengah dan Afrika pada tahun 2011.

Pasek menjabat sebagai penasihat umum Impossible Foods dari 2013 hingga 2018, ketika dia bergabung dengan Ouster, pembuat sensor jarak jauh yang menggunakan laser berdenyut, sebagai penasihat umum. Setelah membantu perusahaan go public pada bulan Maret melalui merger perusahaan akuisisi tujuan khusus, ia meninggalkan perusahaan untuk Iron Ox.

Iron Ox yang berbasis di San Carlos, California diluncurkan pada tahun 2015 dan membuat robot yang membantu merawat tanaman di rumah kaca. Perusahaan mengatakan teknologinya meningkatkan siklus pertumbuhan dan memaksimalkan hasil dan kualitas tanaman.

“Saya telah bekerja di beberapa perusahaan rintisan yang benar-benar inovatif dan saya yakin bahwa konsep baru pertanian Iron Ox yang inovatif, dari benih hingga meja, akan sangat berdampak, mengantarkan era baru pertanian yang menarik,” kata Pasek seperti dikutip dari laman Law.

Perekrutan ini dilakukan setelah Iron Ox mengumpulkan $53 juta dalam putaran penggalangan dana Seri C pada bulan September. Hibah tunai membuat jumlah total yang telah dikumpulkan perusahaan menjadi $98 juta, menurut TechCrunch.

Bulan lalu, Iron Ox mengumumkan peluncuran robot bantuan tanaman Grover. Robot mengangkat dan memindahkan hingga 1.000 pon produk yang diberi makan secara hidroponik.

Baca Juga: Dianggap Penting, Mantan Pengacara Tesla Gabung Perusahaan Robotika Pertanian
Atasi Stres, Mahasiswa UB Ciptakan Produk Aromaterapi Berbahan Jeruk



“Kami menerapkan teknologi untuk meminimalkan jumlah lahan, air, dan energi yang dibutuhkan untuk memelihara populasi yang terus bertambah,” kata CEO Brandon Alexander dalam rilis yang mengumumkan peluncuran Grover.

Dia berujar bahwa tujuan jangka pendek mereka adalah untuk memitigasi dampak perubahan iklim terhadap sistem pertanian. Dan tidak akan berhenti sampai mencapai misi jangka panjang untuk membuat sektor produksi menjadi negatif karbon. 

Video Terkait