Bank Mandiri Siapkan Akses Modal bagi Supplier Telkomsel

Penandatanganan perjanjian kerjasama pembiayaan vendor. (Dok. Bank Mandiri)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 14 Januari 2022 | 16:15 WIB

Sariagri - Bank Mandiri bersinergi dengan PT Telkomsel dalam upaya memberdayakan mitra supplier melalui penguatan akses permodalan dan kemudahan transaksi. Harapannya, inisiatif penyiapan akses modal ini dapat membantu supplier meningkatkan kapasitas produksi serta ikut mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional

Akses permodalan ini akan menggunakan skema Accepted Invoice Financing (“AIF”) atau sering disebut dengan Accepted Invoice Financing dengan plafon yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing supplier. Pembiayaan sendiri akan diberikan kepada supplier yang telah mengantungi kontrak dari Telkomsel.

Adapun Perjanjian Kerjasama ditandatangani oleh Senior Vice President SME Banking Bank Mandiri Alexander Dippo dan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel Mohamad Ramzy serta disaksikan oleh Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Susana Indah K. Indriati.

Menurut Indah, sejalan dengan visi perseroan untuk menjadi mitra finansial utama pilihan dunia usaha, pihaknya berkomitmen untuk mendukung pengembangan bisnis ekosistem nasabah segmen Corporate Banking.

“Kami sangat antusias dengan sinergi antar BUMN ini karena sangat strategis untuk mendukung pencapaian program pemulihan UMKM Indonesia, terutama di sektor digital. Apalagi, kami melihat bahwa Telkomsel terbukti di masa pandemi ini terus berkinerja baik melalui Business Optimization dan peningkatan digitalisasi Indonesia,” kata Indah di Jakarta, Kamis (13/1/2022).

Baca Juga: Bank Mandiri Siapkan Akses Modal bagi Supplier Telkomsel
Perkuat Ekosistem Digital, Bank Mandiri Hadirkan Financial Super App dan Wholesale Super Platform

“Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan peran Bank Mandiri dalam meningkatkan pemanfaatan transaksi perbankan melalui benefit akses permodalan via Supplier Financing,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel Mohamad Ramzy, menyatakan bahwa PKS ini merupakan sinergi dua perusahaan BUMN untuk memberikan pemberdayaan dan memberikan fasilitas permodalan maupun layanan produk dan jasa perbankan lainnya.

Video Terkait