3,8 Terabita Data BI Diduga Dicuri Ransomware Conti

Bank Indonesia mengumumkan utang luar negeri Oktober 2020 melambat.

Editor: M Kautsar - Kamis, 3 Februari 2022 | 11:30 WIB

Sariagri - Pakar keamanan siber Doktor Pratama Persadha memperkirakan geng ransomware conti telah mencuri data Bank Indonesia (BI) dengan ukuran kapasitas memori dalam komputer sebesar 3,8 terabita.

"Hingga hari ini (3/2) ransomware conti tidak lagi menyebarkan data bocor milik Bank Indonesia meski sebelumnya lewat postingan di akun Twitter @darktracer_int geng ini mengklaim baru 6 persen dari total data bocor milik BI," kata Pratama Persadha, Kamis (3/2).

Dengan demikian, kata Pratama, postingan pada hari Minggu (30/1) di akun Twitter @darktracer_int adalah informasi terakhir terkait dengan penyebarluasan data bocor dalam genggaman geng ransomware conti.

Sebelumnya, pada tangkapan layar yang dicuitkan diklaim bahwa 228 gigabita tersebut hanya 6 persen dari total kebocoran data yang dimiliki grup ransomware conti.

Baca Juga: 3,8 Terabita Data BI Diduga Dicuri Ransomware Conti
Pertemuan IFAWG: Komitmen Negara G20 Tingkatkan Ketahanan dan Stabilitas Sistem Keuangan Internasional



Disebutkan pula bahwa hingga 30 Januari 2022 serangan dari grup ransomware conti terhadap BI sudah di-update sampai empat kali, yakni unggahan pertama dengan ukuran 487 megabita, kemudian naik menjadi 44 gigabita, 130 gigabita, dan terakhir 228 gigabita.

Adapun jumlah komputer internal milik BI yang diklaim disusupi oleh grup ransomware conti, kata Pratama, semula 16 unit bertambah menjadi 513 unit.

Video terkini:

Video Terkait