Keren! Toko Serba Ada di Korea Akan Gunakan Robot untuk Goreng Ayam

GS25 gunakan robot untuk goreng ayam. (GSRetail)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 23 Februari 2022 | 18:10 WIB

Sariagri - GS Retail, operator jaringan toko serba ada Korea GS25, melakukan inovasi dengan menggunakan robot untuk menggoreng ayam. Perusahaan tersebut akan menjalin kemitraan dengan Roboarte, startup teknologi makanan di belakang Robert Chicken yang menggunakan lengan robot untuk menggoreng ayam.

GS25 berencana menggunakan robot startup untuk menggoreng ayam beku dari mereknya sendiri, Chicken 25.

“Lengan robot akan secara otomatis memasukkan ember berisi ayam beku ke dalam mesin penggorengan dan memasaknya, dan mengeringkan ayam dengan memegang ember. Ini akan memakan waktu sekitar 15 menit untuk menyelesaikan seluruh proses, ”kata seorang pejabat GS Retail dilansir dari Korea Herald, Rabu (23/2/2022).

Dengan robot, pemilik dan pekerja toko GS25 dapat meminimalkan risiko luka bakar saat menggoreng ayam secara manual, tambah pejabat tersebut.

“Pelanggan akan dapat makan ayam goreng yang sama enaknya di mana pun cabang toko mana pun sementara pekerja dapat melepaskan beban dalam menyiapkan produk ayam dan fokus pada pekerjaan lain,” kata pejabat itu.

Pada bulan April, GS Retail akan memilih jaringan toko serba ada pertama yang menggunakan robot penggorengan ayam. GS Retail bukan yang pertama memperkenalkan robot penggorengan ayam. Tahun lalu, Kyochon F&B, perusahaan di balik waralaba ayam goreng terbesar di negara itu, Kyochon Chicken, mengembangkan robot penggorengan ayam dengan Doosan Robotics.

Baca Juga: Keren! Toko Serba Ada di Korea Akan Gunakan Robot untuk Goreng Ayam
OpenSea Jadi Peruntungan Warganet Indonesia, Ada Foto Nasi Ayam Geprek Termahal Rp3,8 Miliar


Robot mesin digunakan dalam proses menggoreng ganda ayam yang sudah dimasak sebelumnya, kata Kyochon. Waralaba ayam juga bersiap untuk meluncurkan robot baru yang dapat mengotomatiskan proses lain seperti menggoreng ayam terlebih dahulu, menghilangkan kelebihan tepung dan melapisinya dengan saus.

Sumber industri memperkirakan pengecer akan semakin beralih ke robot untuk menggantikan manusia dalam proses pembuatan makanan tertentu untuk menjalankan toko yang lebih hemat biaya. Pengecer sudah mengotomatisasi beberapa pekerjaan di sektor jasa seperti dengan membawa kios pembayaran otomatis, kata sumber. 

Video Terkait