Brilian, Ilmuwan Ini Gunakan Gambut untuk Membuat Baterai

Ilustrasi baterai. (pixabay)

Editor: Dera - Rabu, 1 Desember 2021 | 17:20 WIB

Sariagri - Para ilmuwan dari universitas di Estonia menyatakan gambut yang berlimpah di rawa-rawa Eropa Utara dapat digunakan untuk membuat baterai natrium-ion dengan harga murah.

Bbaterai natrium-ion tersebut merupakan baterai yang tidak mengandung litium, kobalt atau nikel yang relatif mahal. Hal ini menjadi salah satu teknologi baru yang sedang dilihat oleh pembuat baterai sebagai alternatif untuk mdel lithium-ion yang dominan.

Para ilmuwan yang tergabung di Universitas Tartu Estonia mengatakan telah menemukan cara untuk menggunakan gambut dalam baterai natrium-ion yang dapat mengurangi biaya keseluruhan. Meskipun, teknologinya masih dalam tahap awal.

"Gambut adalah bahan mentah yang sangat murah sebenarnya tidak memerlukan biaya apa pun," kata Enn Lust, Kepala Institut Kimia di universitas tersebut.

Prosesnya sendiri meliputi pemanasan gambut yang telah terutai ke suhu tinggi dalam tungku selama 2-3 jam. Universitas tersebut mengharapkan pemerintah mendanai sebuah pabrik skala kecil di Estonia untuk mencoba teknologi itu.

Penyuling di Skotlandia mengeringkan malt di atas api gambut untuk membumbui wiski dan beberapa negara Eropa Utara menggunakan gambut sebagai bahan bakar pabrik dan rumah tangga atau sebagai pupuk.

Saat rawa dikeringkan untuk menambang gambut, mereka melepaskan karbon dioksida yang terperangkap, meningkatkan masalah lingkungan. Namun para ilmuwan ini mengatakan menggunakan gambut yang membusuk, produk limbah dari metode ekstraksi tradisional yang biasanya dibuang.

Seorang analis pasar dan penulis buku tentang baterai, Lukasz Bednarski, mengatakan baterai natrium-ion yang menggunakan gambut perlu dibuktikan bahwa mereka layak secara komersial dan dapat ditingkatkan.

Salah satu contohnya adalah CATL Cina (300750.SZ), di mana pada bulan Juli menjadi pembuat baterai otomotif besar pertama yang mengungkap baterai natrium-ion.

Baca Juga: Brilian, Ilmuwan Ini Gunakan Gambut untuk Membuat Baterai
Pemetaan dan Kebijakan Jadi Kunci Atasi Kebakaran Lahan Gambut

"Saya pikir perusahaan akan semakin mencoba untuk mengkomersialkan baterai natrium-ion, terutama setelah pengumuman CATL," ujar Bednarski.seperti dilansir dari Reuters

Bednarski mengatakan baterai natrium-ion yang kurang kuat kemungkinan akan digunakan bersama dengan teknologi lithium-ion untuk menurunkan biaya keseluruhan paket baterai.

Video Terkait